Bahan Tropical

Aneka Jenis Bahan Tropical yang Bermanfaat dalam Industri Garment

Setiap kain yang diproduksi oleh pabrik memiliki keragaman jenis tanpa terkecuali kain Drill. Di Indonesia disebut juga sebagai kain tenun. Bahan tropical termasuk dalam komponen penyusunnya. Biasanya digunakan oleh industri konveksi untuk membuat seragam kerja, sekolah, pramuka dan sebagainya.

Mengenal Kain Drill dengan Bahan Tropical

Kain Drill memiliki banyak sekali varian. Hal ini ditinjau dari tingkat ketebalan, komponen penyusun dan implementasinya pada suatu produk. Pemanfaatan jenis kain tersebut dapat dilihat pada seragam sekolah, kemeja hingga pakaian militer. Alasan penggunaannya karena tekstur pintalan yang kuat.

Bahan dasar dalam produksi kain Drill adalah campuran antara Katun dan Polyester. Karakteristik dari kain tenun ini cenderung berwarna khaki atau seperti debu. Memiliki tekstur pintalan diagonal atau garis miring. Sementara tingkat ketebalan berbeda-beda dan tidak mudah kusut.

Bahan tropical yang diterapkan pada kain Drill memiliki beragam jenis seperti Oxford Tropical, Taipan Tropical, Pasuka Trop, Verlando Trop, Cadillac Trop dan Taipan Trop. Implementasinya banyak dipakai oleh industri konveksi baju di https://konveksi.co untuk pembuatan aneka macam pakaian meliputi seragam sekolah, seragam karyawan, kemeja dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Kain dengan Bahan Tropical

Kain dengan bahan tropical memiliki ciri khas pada masing-masing jenisnya. Dari segi tekstur permukaan dan penerapannya pada kemeja, seragam sekolah maupun karyawan. Berbeda dengan bahan Ripstop yang lebih sering dipakai untuk seragam tentara karena karakteristik bahannya lebih tebal.

  • Taipan Tropical

Dapat dikatakan kain dengan bahan tropical jenis ini menjadi unggulan dan paling mahal. Rentang harga per meternya antara 36 ribu hingga 40 ribu. Walaupun harganya mahal, tetap banyak perusahaan menggunakan kain Taipan Tropical untuk seragam karyawannya.

Taipan Tropical merupakan campuran komposisi bahan Polyester dan Katun. Sekilas tampak mirip dengan kain Drill. Hanya saja bahan katunnya lebih banyak sehingga mampu memberikan rasa dingin. Kain jenis ini memiliki kisaran gramasi antara 205 hingga 209.

  • Oxford Tropical

Kain jenis ini merupakan bahan tekstil bertekstur rata. Dibuat dari penyilangan dengan dua benang hingga membentuk semacam rangkaian titik-titik menyerupai jumlah pixel pada resolusi citra. Oxford Tropical termasuk jenis kain rajutan dengan cara dianyam sehingga memiliki tekstur lebih tipis.

READ  Bahan Serena Pengertian, Karakteristik, Jenis, Contoh Produk Serta Tips Merawatnya

Karena memiliki tekstur lebih tipis, maka kain ini terkadang digunakan dalam pembuatan celana dan kerudung. Oxford Tropical apabila digunakan dalam produksi pembuatan kemeja, sangat sesuai dengan gaya casual maupun formal. Opsi warnanya juga variatif, misalnya abu-abu, biru laut, hijau toska dan merah.

  • Maryland Tropical

Kain Maryland Tropical merupakan jenis bahan berkualitas tinggi dengan bentuk pola rajutan berupa titik. Sangat cocok dikenakan bagi orang-orang yang tinggal di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia. Memberikan sensasi sejuk saat dipakai dan memiliki setidaknya 150 variasi warna berbeda.

Pemanfaatan kain Maryland Tropical meliputi baju kerja / kantor, pakaian dinas, seragam PDH, SPM/SPG dan pramusaji. Akan tetapi, ada beberapa jenis produk sepertinya tidak cocok apabila menggunakan jenis kain ini. Misalnya celana panjang dan wearpack karena pola rajutannya tidak sama.

  • TR Tropical Espresso

Kain TR Tropical Espresso paling banyak digunakan dalam produksi seragam sekolah SD, SMP, SMU, jas almamater perguruan tinggi dan sebagainya. Selain itu, jenis kain ini telah memenuhi standar Jaminan Produk Tekstil (TEXPA) sehingga tidak diragukan lagi kualitas dan ketahanan bahannya.

Itulah beberapa penjelasan terkait dengan bahan Tropical beserta keberagaman, kegunaan dan karakteristiknya masing-masing. Industri konveksi tentu tidak lepas dari jenis bahan tersebut dalam memproduksi berbagai kebutuhan sandang.